Berita dan wawasan industri

Bahan kimia industri

EPA AS Memprioritaskan Tinjauan Bahan Kimia Baru untuk Proyek Pusat Data demi Mendorong Inovasi AI

Diperbarui pada

Ringkasan Berita

Administrator EPA AS, Lee Zeldin, baru-baru ini memimpin diskusi meja bundar AI di Gedung Putih. Setelah berdiskusi mendalam dengan pemimpin teknologi, pusat data, dan energi dari perusahaan seperti QTS Data Centers, Hitachi America, Oracle, Equinix, serta anggota Kongres, Zeldin mengumumkan langkah besar lembaganya: memprioritaskan tinjauan bahan kimia baru berdasarkan Undang-Undang Pengendalian Zat Beracun [Toxic Substances Control Act (TSCA)] yang ditujukan bagi proyek pusat data, termasuk infrastruktur pemasok energinya, atau pembuatan komponen tercakup sebagaimana ditetapkan Perintah Eksekutif (EO) 14318, “Mempercepat Perizinan Federal Infrastruktur Pusat Data”. Prioritas dimulai untuk pengajuan yang diterima pada atau setelah 29 September 2025.

Tunggakan Tinjauan Bahan Kimia Baru

Berdasarkan Pasal 5 Undang-Undang Pengendalian Zat Beracun [Toxic Substances Control Act (TSCA)], bahan kimia baru memerlukan persetujuan EPA sebelum diproduksi secara komersial atau diimpor. Walaupun regulasi menetapkan masa tinjauan 90 hari untuk Pemberitahuan Praproduksi (PMN), prosesnya terkenal lambat. Tinjauan PMN kerap jauh melampaui batas hukum, dan perusahaan kimia AS semakin khawatir keterlambatan ini menghambat inovasi.

“Kami mewarisi tunggakan besar tinjauan bahan kimia baru dari Pemerintahan Biden… Kami mengambil setiap langkah yang mungkin untuk menjadikan Amerika ibu kota kecerdasan buatan dunia,” ujar Administrator EPA Zeldin.

Kelayakan Mendapatkan Tinjauan Prioritas

Mulai 29 September 2025, perusahaan yang mengajukan tinjauan prioritas bahan kimia baru berdasarkan Perintah Eksekutif 14318, “Mempercepat Perizinan Federal Infrastruktur Pusat Data”, harus menyerahkan surat pengantar dan dokumen pendukung. Materi tersebut harus membuktikan proyek memenuhi setidaknya satu kriteria berikut:

  • Sponsor proyek telah berkomitmen mengeluarkan belanja modal setidaknya $500 juta, sebagaimana ditentukan oleh Menteri Perdagangan.

  • Proyek melibatkan penambahan beban listrik inkremental lebih dari 100 MW.

  • Proyek melindungi keamanan nasional.

  • Proyek telah ditetapkan sebagai “proyek yang memenuhi syarat” oleh departemen pemerintah terkait.

Apa Itu Proyek Pusat Data?

“Proyek Pusat Data” berarti fasilitas yang membutuhkan lebih dari 100 megawatt (MW) beban baru yang dikhususkan bagi inferensi, pelatihan, simulasi, atau pembuatan data sintetis AI.

Apa Itu Komponen Tercakup?

“Komponen Tercakup” berarti bahan, produk, dan infrastruktur yang diperlukan untuk membangun Proyek Pusat Data atau yang menjadi tumpuannya, termasuk:
  • Infrastruktur energi seperti saluran transmisi, pipa gas alam atau cabangnya, gardu induk, lapangan hubung, transformator, peralatan hubung, dan fasilitas perlindungan sistem; 

  • Turbin gas alam, peralatan pembangkit batu bara, nuklir, panas bumi, serta sumber energi beban dasar lain yang dapat dikendalikan sesuai permintaan, termasuk infrastruktur listrik — juga pasokan cadangan — yang dibangun atau terutama digunakan untuk melayani Proyek Pusat Data;

  • Semikonduktor dan bahan semikonduktor seperti wafer, die, dan sirkuit terpadu dalam kemasan;

  • Peralatan jaringan seperti switch dan router; dan 

  • Penyimpanan data seperti sistem perangkat keras penyimpanan, perangkat lunak pengelolaan dan perlindungan data, serta layanan terpadu yang bekerja dengan penyedia komputasi awan publik.

Apa Itu Proyek Komponen Tercakup?

“Proyek Komponen Tercakup” berarti infrastruktur yang terdiri atas Komponen Tercakup, atau fasilitas yang tujuan utamanya membuat atau memproduksi Komponen Tercakup dengan cara lain.

Saran Pakar REACH24H

Pemerintah AS mengupayakan langkah terpadu untuk mengatasi tunggakan tinjauan bahan kimia baru. Pertama, EPA melakukan reorganisasi dan memindahkan pakar ke divisi bahan kimia baru. Kemudian dibentuk tim penilaian risiko khusus untuk menyelesaikan tunggakan permohonan Pengecualian Volume Rendah (LVE). Langkah terbaru ialah memprioritaskan bahan kimia terkait proyek khusus. Walaupun menggembirakan bahwa pemerintah akhirnya menangani lamanya waktu tinjauan, tantangan besar masih ada. Masih diperlukan banyak kemajuan agar waktu pemrosesan konsisten berada dalam batas hukum. 

Perusahaan yang berencana berbisnis di AS perlu memantau proyek yang memenuhi syarat ini dan menyediakan waktu yang cukup untuk akses pasar. Untuk informasi lebih lanjut dan pertanyaan, silakan hubungi kami melalui customer@reach24h.com.